Guru Besar UI: Malnutrisi Anak-anak Indonesia Makin Mengkhawatirkan

Guru Besar UI: Malnutrisi Anak-anak Indonesia Makin Mengkhawatirkan
Anak penderita obesitas dengan berat badan mencapai 101 kilogram akibat malnutrisi (Foto: Antara)

KBRN Jakarta: Malnutrisi (ketidakseimbangan nutrisi) di kalangan anak-anak Indonesia menjadi isu kesehatan yang mendesak. Ini karena kondisi tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak seperti stunting dan obesitas. 

Demikian disampaikan Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam. Menurut dia, malnutrisi terbagi menjadi dua kategori yaitu overnutrition (kebanyakan nutrisi) dan undernutrition (kurang gizi).

"Undernutrition terjadi saat konsumsi kalori kurang dari yang seharusnya," ujarnya pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Rabu (18/9/2024). Ari lalu mengutip data yang menunjukkan banyak anak yang mengonsumsi kalori jauh di bawah rekomendasi. 

"Jika mereka hanya mendapatkan 500-700 kalori, berarti ada kekurangan gizi yang signifikan," ucapnya. Untuk mencegahnya, Ari berharap masyarakat lebih memperhatikan pola makan seimbang. 

"Kita perlu asupan karbohidrat, protein, dan lemak yang seimbang agar tercapai gizi yang optimal," ujarnya. Dekan Fakultas Kedokteran UI itu juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak yang mengalami penurunan berat badan. 

"Segera periksa kesehatan jika ada masalah dalam konsumsi makanan," ucapnya. Hal ini penting agar nantinya tidak berdampak buruk bagi pertumbuhan anak. (MG/Ayunda)​

Dedi Hidayat,18 Sep 2024 - 17:25 diakses dari RRI.co.id - Guru Besar UI: Malnutrisi Anak-anak Indonesia Makin Mengkhawatirkan Tanggal 18 September 2024